rss

News Publik

About Me

My Photo
mustafa
maros || makassar || jogja, Indonesia
Smart and Calm
View my complete profile
Showing posts with label Kuliner. Show all posts
Showing posts with label Kuliner. Show all posts

Surga Kuliner Tersembunyi di Jogja yang Wajib kamu kunjungi

Bercerita soal Jogja memang gak ada habisnya. Mulai dari kenangan yang tercipta selama kamu ada di kota ini, perubahan dan kehangatannya yang kini makin terasa, sampai cerita soal kuliner yang selalu bikin kamu kangen Jogja. 

Kali ini untuk kamu yang berencana ingin ke Jogja, atau sudah tinggal di Jogja dan ingin lebih meng-eksplor kota yang mudah sekali dirindukan banyak orang ini akan kami ulas kuliner ‘mblusuk’ (terletak di tempat tersembunyi) yang wajib dikunjungi selama kamu ada di kota yang memang ngangeni. Siap-siap menelan ludah dan tergoda, ya :) 

1. Warung Makan Sabar Menanti dengan Pecel Penyetnya layak kamu kunjungi selepas landing di Adisucipto.
Merasa lapar setelah landing di Adisucipto? Jangan buru-buru tergoda membeli makanan di bandara yang mahal. Lebih baik ajak penjemputmu ke selatan untuk mengunjungi Warung Makan Sabar Menanti. Di sini kamu bisa menikmati berbagai makanan prasmanan khas Jogja mulai dari Brongkos sampai Tahu Bacem. Tapi yang wajib kamu coba adalah Ayam dan Lele Penyetnya yang sambalnya dijamin bikin kamu berkeringat. Tapi gak bisa berhenti makan.

 2. Masih di sekitar Kalasan, ada Sate dan Tongseng Bu Tukinem yang rasanya ngangeni.
Setelah selesai dari Warung Sabar Menanti, kembalilah ke utara dan mampirlah di warung kecil Bu Tukinem yang terletak masih di sekitar Kalasan. Kalau dari arah warung makan Sabar Menanti posisi warung ini ada di sebelah kiri jalan. Di sini adalah surga buat kamu yang suka olahan berbahan kambing. MenurutHipweesih andalan warung ini adalah Sate Goreng yang rasa manis dan pedasnya pas banget. 

3. Soto Pak Marto ‘Taman Sari’ di daerah Plengkung Gading memberi suasana sarapan khas Jogja yang segar.
Wajib hukumnya buatmu menjajal Soto Jogja yang kuahnya bening, segar, dengan potongan daging sapi yang tidak pelit. Soto Pak Marto adalah spot sempurna untuk merasakan sensasi sarapan pagi khas Jogja. Terletak di dekat Plengkung Gading, kamu akan disambut dengan aroma gurih khas kuah soto. Silakan pesan mau memesan soto apa. Campur, pisah, atau ingin tambah iso bacem atau babat bacem? Semua ada! Harganya? TUntuk soto di sini dihargai mulai 9 ribu rupiah. Iso, babat, dan berbagai jeroan sapi lain dihargai 10 ribu rupiah satu piring kecil. 

4. Makan gudeg di Wijilan sudah terlalu mainstream. Coba mampir ke Angkringan Kang Harjo yang lebih unik.
Bukan berarti kamu gak boleh mampir ke berbagai kedai Gudeg yang memang terkenal di Wijilan. Boleh banget kok, wajib malah. Apa artinya ke Jogja tanpa makan gudeg ‘kan? Tapi Jogja juga punya kuliner lain yang gak kalah unik di Wijilan. Namaya Angkringan Kang Harjo yang mulai beroperasi sebelum Maghrib. Di sini kamu bisa menemukan berbagai makanan khas angkringan plus menu lain macam pecel dan sayur rumahan. Yang menggoda sih jelas camilan khas angkringan. Sate usus, sate bakso, sate kerang, sampai kepala atau ceker bakar. Soal harga? Rego angkringan, dab! (Harga angkringan, bro!) Murah. 

5. Saat malam kamu bisa merasakan makan di Istana Pangeran dengan datang ke Angkringan Pendhopo Dalem Pendhopo Dalem.
Adalah rumah yang secara khusus diperintahkan dibangun oleh Sultan Hamengku Buwono VII untuk Pangeran Purbaya. Di sini juga pernah lahir Sultan Hamengku Buwong IX yang perannya besar dalam kemerdekaan Indonesia dan kemajuan Jogja. Sekarang, Pendhopo Dalem sudah tidak lagi digunakan sebagai tempat tinggal. Saat malam tempat ini disulap jadi angkringan. Berbagai makanan macam nasi kucing, sate, sampai gorengan tersedia. Uniknya, angkringan Pendhopo Dalem juga menyediakan Mie Jawa dan minuman khas macam serai dan jahe yang jarang ditemukan di angkringan biasa. 

6. Sedikit ke Selatan ada Warung Ayam Goreng Mbah Cemplung yang menjual ayam kampung yang enak dan guedhe.
Tentu kamu sudah akrab dengan penjaja ayam goreng macam Mbok Sabar dan Ny Suharti. Tapi kalau Mbah Cemplung, pernah dengar? Warung makan khusus ayam goreng ini terletak di dekat Pabrik Gula Madukismo di Bantul. Walau lokasinya mblusuk di pedesaan ada petunjuk jalan yang bisa kamu ikuti kok. Sesampainya di Mbah Cemplung kamu bisa memesan ayam goreng potongan (dada, paha) atau ayam goreng utuh. Yang membedakan warung ini dengan warung ayam goreng lainnya adalah Mbah Cemplung menggunakan ayam kampung yang dibiarkan bebas. Sehingga rasa dagingnya lebuh gurih dan ayamnya besar-besar. Harga di Mbah Cemplung ini cukup terjangkau. 11 ribu – 17 ribu untuk ayam per potong. Dan 70 ribu – 90 ribu untuk ayam utuh. 

7. Mie Ayam Tumini di dekat Terminal Giwangan yang selalu ramai layak masuk list kunjunganmu
Mie ayam Tumini
Mie Ayam? Apa bedanya sama mie ayam lain yang ada di Jogja? Eits, jangan suudzon dulu. Coba deh datang ke Mie Ayam Tumini yang letaknya ada di dekat Terminal Giwangan. Mie ayam di sini tidak berkuah bening seperti kebanyakan. Justru kuahnya kental, menyerupai kuah kari. Kuah yang kental ini memperkuat rasa lezat dari mie ayamnya. Kalau suka kamu bisa order tambahan ayam atau ceker ayam sebagai teman makan. 

8. Mie jawa mbah Mo.

Mi jawa mbah Mo
Mie Mbah Mo yang sudah terkenal ini memang punya cita rasa yang berbeda. Mie nya kenyal dan rasa kaldunya pas. Untuk mie gorengnya rasanya juga lembuuut banget. Kayak gak pakai kecap, tapi manis dan gurihnya pas. Kalau ke sini sebaiknya siapkan cadangan kesabaran karena banyak pengunjung lain yang mengantri. Sambil menunggu kamu bisa memesan teh jahe atau segelas kopi panas yang jadi pelengkap sempurna pengalamanmu makan mie.

Sumber : Hipwee
Read More......

Makanan Unik Terbuat Dari Tanah

Makanan Unik Terbuat Dari Tanah, kelihatannya menu baru yang di tawarkan restoran Jepang berikut ini dapat bikin beberapa penggila kuliner penasaran. Restoran Ne Quittez Pas ini menyajikan menu unik yang di proses dengan menggunakan bahan tanah atau lumpur.

Restoran makanan Perancis itu barusan meluncurkan menu lengkap yang mengandung bahan tanah, dari mulai appetizer hingga dessert serta minuman. Lumpur itu segera dihadirkan dari Kanuma, Prefektur Tochigi, melalui perusahaan protoleaf. Namun tidak perlu kuatir, lumpur itu telah diuji kebersihan serta keamanannya untuk dimakan.

 Seorang reporter situs Rocket News 24 datang juga mencicipi langsung menu di distrik Gotanda, Tokyo, ini. Jessica Ocheltree mengakui tidak ada rasa lumpur atau tanah sedikit pun juga dalam tiap-tiap masakan itu. Ia sendiri pesan menu pink watermelon champagne, potato starch and dirt soup, salad with dirt dressing serta dirt ice krim.

 ” Istimewa! tak ada rasa tanah sekalipun. Sup itu meluncur dengan mulus dengan sedikit rasa kentang, ” tulis Jessica. ” Saya datang buat mencicipi hidangan tanah, tetapi rasa tanah yang kuharapkan rasanya sangat sedikit didalam makanan. Saya sampai lupa bahwa ada tanah di dalamnya. ”


Bahan lumpur itu tidak terasa di lidah lantaran tanah itu berbentuk kompos dari bubuk kopi serta serat palem yang biasanya dibuang begitu saja. Chef Toshio Tanabe yang memasaknya pernah juga memenangkan program memasak di Televisi lantaran bikin saus dari tanah. Bila Anda tertarik mencicipi jadi siapkan sekitar 1. 000 yen (Rp 1, 08 juta) per orang serta jangan lupa untuk memesan tempat satu minggu terlebih dahulu.

Sumber : Okezone
Read More......